PT HILLCON Tbk (HILL), emiten kontraktor tambang batubara nasional, kembali mencuri perhatian bursa pada 21 Juli 2025 ketika pengendalinya, PT Hillcon Equity Management, melepas 36 juta saham di harga Rp290 per lembar senilai Rp10,44 miliar.
Meski aksi jual ini menyusul penjualan sebelumnya 51,1 juta saham pada akhir Juni 2025, pengendali tetap memegang mayoritas dengan porsi kepemilikan 55,06% atau 8,116 miliar lembar.
Saham HILL di pasar tidak banyak bergeming, ditutup stagnan di Rp266 pada hari yang sama, mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan di tengah gejolak harga batubara global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami masih komit untuk memperkuat posisi di industri tambang sambil membuka ruang investor baru,” ujar perwakilan Hillcon melalui situs resmi perseroan
Strategi Diversifikasi Bisnis dan Rencana Ekspansi ke Segmen Nikel
Di luar sorotan pasar, Hillcon tengah menjalankan strategi diversifikasi dengan rencana ekspansi kontraktor tambang ke segmen nikel, seiring permintaan nikel dari industri kendaraan listrik.
Menurut dokumen rencana kerja 2025, Hillcon menargetkan pertumbuhan kontrak nikel 20% dalam dua tahun, selain mempertahankan kontribusi batubara yang saat ini masih dominan 85% terhadap pendapatan.
Baca Juga:
PWI Pusat Aksi Donasi Kemanusiaan untuk Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh
Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Akses Publikasi ke Ribuan Media Global dan 175 Media Lokal
Dari Pena ke Portal: 24jamnews.com Dukung Hidupkan 1.250 Media Lokal di Indonesia
Fakta menarik yang jarang diungkap adalah rencana IPO salah satu anak usaha pada 2026 yang bergerak di bisnis logistik pertambangan, yang sudah dalam tahap due diligence.
Hillcon juga meningkatkan komitmen ESG dengan target penurunan emisi operasional 10% hingga 2027, seperti disampaikan pada laporan berkelanjutan tahun 2024 (OJK).
Hillcon Equity Management: Si Pengendali yang Tak Pernah Tinggalkan Kendali
PT Hillcon Equity Management adalah pemilik pengendali HILL, perusahaan investasi keluarga pendiri yang berbasis di Jakarta, dengan sejarah panjang sejak berdirinya Hillcon pada 1995.
Hillcon Equity dipimpin oleh keluarga Anthony, yang tercatat juga memiliki portofolio di properti industri dan logistik, serta menjadi penyandang dana utama ekspansi ke luar negeri.
Baca Juga:
Ribuan Pena di Satu Layar: 24jamnews.com Bangun Jurnalisme Lokal Mandiri
Danantara Himpun Rp50 Triliun Dari Patriot Bond untuk 33 Proyek Energi Bersih
LPS Ikuti Langkah BI, Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan Hingga 3,75 Persen
Meski melepas sebagian kecil saham di publik, Hillcon Equity dinilai analis masih sangat kuat dalam arah strategi bisnis dan tata kelola HILL secara keseluruhan.
Posisi Hillcon di Industri Kontraktor Tambang Nasional
Hillcon berada di posisi 3 besar kontraktor tambang batubara Indonesia berdasarkan volume overburden removal, di bawah PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Dengan pangsa pasar kontrak sekitar 12%, Hillcon masih cukup solid di segmen tambang menengah-besar, dan diperkirakan tumbuh sejalan target produksi batubara nasional yang stabil di 600 juta ton.
Pesaing utama Hillcon saat ini agresif mengincar proyek-proyek nikel, yang menjadi alasan utama Hillcon mempercepat diversifikasi ke logam tersebut dalam waktu dekat.
Kinerja Keuangan Terbaru Tetap Positif di Tengah Harga Batubara Turun
Berdasarkan laporan keuangan Q1 2025, Hillcon mencatat pendapatan Rp2,9 triliun, naik 4% yoy, dengan laba bersih Rp420 miliar, margin laba bersih 14%.
Total aset per Maret 2025 mencapai Rp11,2 triliun dengan liabilitas Rp4,5 triliun, menghasilkan debt-to-equity ratio relatif konservatif di 0,65x.
Baca Juga:
Sidang Korporasi ASABRI Dimulai: Skandal Investasi Triliunan Terungkap Lagi
Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
Laporan tahunan 2024 juga menunjukkan pertumbuhan kontrak jangka panjang 11% dan komitmen pembaruan armada dengan capex Rp1,2 triliun hingga 2026.
Sejarah Singkat, Profil Usaha, dan Pemegang Saham Terbesar
PT Hillcon Tbk resmi didirikan pada 4 Februari 1995 di Jakarta, bergerak di bidang jasa kontraktor pertambangan dan konstruksi jalan tambang.
Perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 1 Maret 2023 dengan kode saham HILL, membuka kepemilikan publik sebesar 15%.
HILL dikenal sebagai penyedia jasa kontrak tambang batubara, penyewaan alat berat, pembangunan infrastruktur tambang, dan kini merambah jasa pertambangan nikel.
Berikut adalah 15 pemegang saham terbesar HILL per Juli 2025:
1. PT Hillcon Equity Management — 55,06%
2. Anthony Sutanto — 3,20%
3. PT Mandiri Sekuritas — 2,80%
4. PT Danareksa Sekuritas — 2,25%
5. PT Bahana TCW Investment — 1,95%
6. BPJS Ketenagakerjaan — 1,80%
7. PT Asuransi Jiwasraya — 1,45%
8. PT Taspen — 1,10%
9. Citibank N.A. — 0,90%
10. PT Schroder Investment — 0,85%
11. PT Trimegah Sekuritas — 0,75%
12. PT Batavia Prosperindo — 0,70%
13. Morgan Stanley & Co. — 0,60%
14. Deutsche Bank AG — 0,55%
15. Publik lainnya — 26,04%***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center













