ARIO Bayu resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), perusahaan media hiburan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh konglomerat sinetron Raam Jethmal Punjabi.
Hal itu diputuskan dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 24 Juni 2025.
Langkah ini menandai transformasi strategis RAAM dalam menghadapi tekanan kompetitif di sektor hiburan berbasis digital dan permintaan investor terhadap diversifikasi platform distribusi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai aktor papan atas yang telah membintangi film seperti Soekarno, Sultan Agung, dan serial Netflix Gadis Kretek, Ario Bayu membawa pendekatan kreatif ke dalam manajemen korporasi berbasis konten.
Namun kapasitasnya tak berhenti di dunia seni peran, karena Ario saat ini juga menjabat sebagai CEO PT Indokaria Nusantara Sejahtera dan Presiden Komisaris PT Market Laut Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis BEI dan dikutip dari idx.co.id, pengangkatan Ario dinilai sebagai bagian dari strategi RAAM untuk “mendorong inovasi dalam penciptaan konten dan memperluas jangkauan distribusi ke pasar regional.”
Baca Juga:
PWI Pusat Aksi Donasi Kemanusiaan untuk Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh
Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Akses Publikasi ke Ribuan Media Global dan 175 Media Lokal
Dari Pena ke Portal: 24jamnews.com Dukung Hidupkan 1.250 Media Lokal di Indonesia
“RAAM menargetkan peningkatan kualitas produksi dan penetrasi global, sejalan dengan strategi jangka panjang digitalisasi konten,” kata Direktur Investasi RAAM, R. Arvin Punjabi, dalam keterangan resmi.
Penguatan Tata Kelola dan Perluasan Jaringan Investor Melalui Masuknya Gita Sjahrir
RUPST yang sama juga mengumumkan pengangkatan Gita Sjahrir sebagai Komisaris Independen, sebuah langkah yang disambut positif oleh pelaku pasar karena rekam jejak Gita di sektor investasi dan tata kelola.
Putri dari ekonom mendiang Sjahrir dan keponakan Luhut Binsar Pandjaitan ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu anggota Komite Investasi di Australian Development Investment Fund.
Ia juga merupakan adik dari Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, serta menjabat komisaris independen di beberapa emiten terbuka lainnya, termasuk di sektor teknologi dan logistik.
Baca Juga:
Ribuan Pena di Satu Layar: 24jamnews.com Bangun Jurnalisme Lokal Mandiri
Danantara Himpun Rp50 Triliun Dari Patriot Bond untuk 33 Proyek Energi Bersih
LPS Ikuti Langkah BI, Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan Hingga 3,75 Persen
“Penunjukan Gita merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap peningkatan transparansi, kredibilitas pasar, dan akses terhadap jaringan investor strategis,” ujar Sekretaris Perusahaan RAAM, L. Dewi Maharani, dikutip dari raamvision.com.
Gita diyakini akan memperkuat struktur tata kelola dan membuka peluang sinergi lintas sektor, termasuk investasi co-production dengan studio dari Tiongkok, India, hingga Korea Selatan.
Aksi Korporasi Raam Punjabi Tambah Kepemilikan Saham Dorong Sentimen Positif
Menariknya, tak lama sebelum pengangkatan Ario Bayu dan Gita Sjahrir, pengendali RAAM, Raam Jethmal Punjabi, tercatat menambah kepemilikan sahamnya melalui transaksi pembelian selama empat hari berturut-turut pada 11–14 Februari 2025.
Mengutip laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi tersebut mencakup pembelian 8.824.000 saham, menambah porsi kepemilikan dari 70,34% menjadi 70,47%, atau setara 4,8 miliar lembar saham.
“Aksi ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham utama terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” tulis analis sektor media dari Samuel Sekuritas dalam riset bertanggal 18 Februari 2025, yang dapat diakses di samuelsekuritas.id.
Pasar merespons positif langkah ini, dengan volume perdagangan saham RAAM meningkat 18% dalam sepekan setelah transaksi diumumkan, disertai kenaikan harga sebesar 3,2%.
Baca Juga:
Sidang Korporasi ASABRI Dimulai: Skandal Investasi Triliunan Terungkap Lagi
Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
Komitmen Digitalisasi dan Kerja Sama Global Jadi Agenda Utama RAAM
Pengangkatan Ario Bayu dan Gita Sjahrir dinilai sebagai langkah penting dalam positioning ulang RAAM dari perusahaan sinetron konvensional ke arah perusahaan hiburan terintegrasi berbasis digital dan distribusi multi-platform.
Perusahaan menargetkan penguatan aliansi strategis dengan Netflix, Amazon Prime, hingga platform asal Tiongkok seperti iQIYI dan Tencent Video, melalui format produksi bersama dan distribusi lintas negara.
“Kami ingin membawa narasi Indonesia ke pentas global tanpa kehilangan akar budayanya,” kata Ario Bayu dalam pernyataan pers yang dirilis, Sabtu, 28 Juni 2025.
Peningkatan produksi konten berkualitas juga akan disertai monetisasi IP (Intellectual Property) secara agresif, termasuk perluasan lini produk turunan (merchandise), lisensi internasional, dan distribusi format non-linier.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center












