Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi

Laba bersih naik 246% meski pendapatan turun, menandakan strategi efisiensi FUTR dan potensi lonjakan valuasi dari proyek energi baru terbarukan.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas proyek konstruksi pembangkit listrik tenaga air mini milik FUTR. (Dok. futura-energi.com)

Aktivitas proyek konstruksi pembangkit listrik tenaga air mini milik FUTR. (Dok. futura-energi.com)

PERGANTIAN pengendali secara tak terduga di PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), dari agensi digital ke energi terbarukan, bukan sekadar pergantian nama.

Melainkan kemungkinan awal dari strategi korporasi terselubung yang mengguncang sentimen pasar.

Dalam RUPS luar biasa Februari 2025, direksi baru menggantikan Martha Rebecca dengan Welly, serta meresmikan rebranding perusahaan menjadi FUTR.

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menandai fokus baru pada energy transition yang selaras dengan visi global dan target Net Zero Emissions 2060 .

Rencana Energi Tersembunyi yang Belum Terbaca Pasar

Seiring transformasi, perusahaan secara halus menyusun anak usaha baru: PT Hexa Putra Mekanikal dan PT Futura Energi Prima.

Bertujuan menyasar efisiensi energi dan layanan karbon—informasi yang minim terpublikasi tetapi sangat strategis .

Di sektor migas, melalui pemegang pengendali baru, telah muncul kesepakatan investasi di Blok Bula, Maluku.

Menunjukkan bahwa sinyal diversifikasi agresif yang belum diwartakan secara luas

Investor Misterius yang Menyuntik Optimisme Subtil

Sekitar April 2025, Vincent Ie Kok Hui meningkatkan kepemilikan menjadi sekitar 5,24 %, melalui pembelian Rp 5 miliar saham.

Sebuah gerakan yang memicu spekulasi tentang keyakinan atas potensi FUTR yang belum terlihat publik .

Per akhir Mei 2025, struktur kepemilikan mencatat PT Digital Futurama Global masih memegang 49,33 %.

Sementara publik memegang 45,12 %; Vincent Ie Kok Hui memiliki saham individu 5,55 % .

Kinerja Semester I 2025: Laba Naik, Pendapatan Turun Drastis

FUTR mencatat pendapatan sebesar Rp 21,74 miliar di 6M25, turun signifikan dibandingkan Rp 58,5 miliar di periode sama tahun 2024.

Tetapi laba bersih naik tajam menjadi Rp 3,7 miliar (naik ~246 %) berkat efisiensi struktural dan kontrol biaya yang ketat .

Per kuartal II-2025, revenue Rp 21,7 miliar, gross profit Rp 8,6 miliar, net profit Rp 3,7 miliar, dengan margin bersih 15,7 % dan EBITDA margin 34,1 %.

Menunjukkan tren profitabilitas yang menjanjikan meski di tengah penurunan pendapatan .

Kondisi Fundamental: Likuiditas Kokoh dan Kapitalisasi Sangat Tipis

Dengan market cap sekitar Rp 524 miliar, perusahaan menjaga leverage rendah dengan debt-to-equity hanya 9 %, serta kas signifikan Rp 35,6 miliar per kuartal II-2025 .

Untuk tahun 2024, FUTR berhasil memperbesar kas hingga Rp 23,3 miliar (tumbuh 228 %) dan menunjukkan arus kas operasi positif.

Sementara rasio solvabilitas tetap kuat, mencerminkan kesehatan keuangan yang mendukung rencana transisi jangka menengah .

Perspektif Industri: EBT sebagai Panglima, Kompetitor Masih Terbatas

Masuknya FUTR ke sektor energi baru dan terbarukan—PLTMH dan solusi karbon—menempatkannya pada ceruk pasar niche yang potensial dengan dukungan regulasi transisi energi di dalam negeri .

Saingan saat ini belum dominan di ranah ini, sehingga FUTR memiliki peluang menyandang status first mover.

Khususnya jika menggabungkan funding hijau global dengan portofolio proyek infra terbarukan.

Lonjakan harga saham dan suspensi FUTR dilatarbelakangi bukan hanya UMA semata.

Melainkan sinyal kuat dari perubahan korporasi mendalam, rencana investasi asset energi, dan likuiditas memadai untuk mendukung pertumbuhan jangka menengah.

Investor disarankan memantau dokumen resmi seperti RUPS, paparan publik, serta perkembangan transformasi energi yang kini menjadi pilar utama FUTR.

Karena semua ini adalah game-changer dalam memetakan valuasi saham jangka panjang.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Hilirisasinews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Halloupdate.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatimraya.com dan Hellocianjur.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh
RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang
Saham DATA Bergerak: Pembelian Besar Komisaris Jadi Katalis Industri Telekomunikasi
Saham ROCK Melejit 141 Persen, Investor Lirik Potensi Revaluasi Aset Properti
SIDO Muncul Ekspansi ke Asia Tenggara, Meski Keluar dari Indeks LQ45
CTRA Bukukan Kinerja Positif, Laba Naik, Aset Menguat, dan Digitalisasi Kian Progresif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:49 WIB

SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:41 WIB

Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:57 WIB

RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang

Berita Terbaru