Saham DATA Bergerak: Pembelian Besar Komisaris Jadi Katalis Industri Telekomunikasi

Aksi korporasi Remala Abadi ini diyakini investor sebagai tanda keseriusan memperluas jaringan digital dan menjaga posisi di tengah persaingan ketat.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham DATA melonjak setelah transaksi internal senilai Rp1,98 miliar terungkap. (Dok. remala.id)

Saham DATA melonjak setelah transaksi internal senilai Rp1,98 miliar terungkap. (Dok. remala.id)

DALAM pergerakan tak terduga, Verah Wahyudi S. Wong, Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk (DATA), menyuntik tambahan dana Rp1,98 miliar untuk mengakuisisi 1,106 juta saham pada 8 Agustus 2025.

Dengan demikian maka kepemilikannya melonjak menjadi 551,13 juta saham atau 40,08%.

Volume itu menunjukkan sinyal kuat bahwa konsolidasi digital infrastruktur sedang berlangsung dari dalam korporasi, dan bisa menjadi katalis jangka pendek di bursa.

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transaksi Internal: Sinyal Pasar atau Skema Siap Ekspansi?

Analisis alternatif bisa menyoroti bahwa aksi pembelian itu bukan sekadar investasi.

Melainkan bentuk proteksi terhadap potensi pengambilalihan eksternal seperti melalui MTO yang sedang berlangsung oleh iForte (Grup Djarum) sejak Juni–Juli 2025.

Di luar itu, ini bisa menjadi indikator bahwa perusahaan tengah merancang penyusunan ulang struktur pengendalian untuk memperkuat positioning menghadapi gelombang digitalisasi nasional.

Rencana Ekspansi Agresif & Kolaborasi Teknologi

Pasca transaksi, manajemen lebih tersembunyi mengindikasikan rencana ekspansi jaringan broadband lewat entitas baru.

Dengan kemungkinan menjajal teknologi hybrid wireless-fiber untuk menjangkau kawasan suburban di luar Jabodetabek.

Informasi ini belum banyak diungkap publik, namun menjadi penting mengingat pangsa pasar Remala di Jabodetabek sudah mencapai 70 % pusat data.

Profil Singkat & Akar Historis Perusahaan

Didirikan pada 15 Maret 2004, PT Remala Abadi Tbk (kode DATA) adalah penyedia layanan Internet, managed IT solutions, fiber optic dan nirkabel, berpusat di Jakarta Selatan.

Melayani segmen perumahan dan bisnis di Jabodetabek, mereka terhubung ke sekitar 70 % pusat data dan lebih dari 25.000 pelanggan.

Industri Telekomunikasi dan Persaingan Usaha

Remala bersaing dengan provider serupa di sektor infrastruktur telekomunikasi di Indonesia—dengan pangsa pasar lokal terbatas tapi pertumbuhan stabil.

Dengan kapitalisasi pasar Rp2,67 triliun dan PE ratio mendekati 25–195x tergantung sumber, valuasinya cenderung premium dibanding rata-rata sektor (PE ~11–24x).

Hal ini mencerminkan ekspektasi pertumbuhan tinggi, tetapi juga risiko valuasi.

Proyeksi ekspansi jaringan dan dukungan iForte bisa memperkuat posisi kompetitif DATA, terutama jika mampu membuka pasar luar Jabodetabek.

Kinerja Keuangan Terbaru

Laporan keuangan menunjukkan tren positif: pendapatan naik dari Rp115 miliar (2020) menjadi Rp255 miliar (2024); EBITDA melonjak; net profit meningkat dari Rp2,86 miliar (2020) menjadi Rp58,36 miliar (2024).

EPS meningkat lima kali lipat—dari 2 ke 43 per saham. NPM kini 22,9 %, ROA 25,4 %, dan ROE 38,5 %.

Aset meningkat menjadi Rp212 miliar, ekuitas Rp171 miliar, utang terjaga Rp9 miliar.

Namun arus kas operasi turun drastis ke Rp6,7 miliar dan free cash flow negatif Rp2,4 miliar pada 2024.

Pemegang Saham Terbesar

1. Verah Wahyudi Singgih Wong – ca. 551,13 juta lembar (~40,08 %)
2. Iforte Solusi Infotek / iForte (Grup Djarum) – sekitar 40 % (rencana MTO)

3. Masyarakat Warkat – 44,00 juta lembar (~3,20 %)
4. Masyarakat Non-Warkat – 224,18 juta lembar (~16,31 %)
5–15. (Data rinci tidak tersedia secara publik; cadangan sebagian saham publik minoritas lainnya di bawah 5 %.).***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh
Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi
RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang
Saham ROCK Melejit 141 Persen, Investor Lirik Potensi Revaluasi Aset Properti
SIDO Muncul Ekspansi ke Asia Tenggara, Meski Keluar dari Indeks LQ45
CTRA Bukukan Kinerja Positif, Laba Naik, Aset Menguat, dan Digitalisasi Kian Progresif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:49 WIB

SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:41 WIB

Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:57 WIB

RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang

Berita Terbaru