INDAH Kiat Pulp & Paper Tbk (IDX: INKP) adalah salah satu pemain terbesar di industri pulp, kertas, dan kemasan di Asia Tenggara.
Perusahaan memproduksi kertas budaya, kertas industri, kertas kemasan, tisu, serta produk turunan dengan jaringan distribusi global ke lebih dari 80 negara.
Didirikan pada 7 Desember 1976 di Serang, Banten, Indah Kiat kini menjadi bagian penting dari grup Asia Pulp & Paper (APP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
APP sendiri adalah anak usaha Sinar Mas Group yang berbasis di Jakarta, dikenal sebagai konglomerasi raksasa di sektor pulp & paper dunia.
Selama hampir lima dekade, INKP berhasil menjaga pertumbuhan di tengah tantangan industri dan tren keberlanjutan yang semakin ketat.
Struktur Kepemilikan dan 25 Pemegang Saham Terbesar Per 2025
Per Juni 2025, kepemilikan mayoritas INKP masih dipegang PT Purinusa Ekapersada (APP) dengan porsi sekitar 51,01% saham.
Baca Juga:
PWI Pusat Aksi Donasi Kemanusiaan untuk Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh
Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Akses Publikasi ke Ribuan Media Global dan 175 Media Lokal
Dari Pena ke Portal: 24jamnews.com Dukung Hidupkan 1.250 Media Lokal di Indonesia
Sisa saham dimiliki publik, baik institusi dalam negeri, investor asing, maupun investor ritel di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan laporan KSEI, berikut adalah 25 pemegang saham terbesar:
1. PT Purinusa Ekapersada – 51,01%
2. Dimensional Emerging Markets Value Fund – 2,85%
3. Norges Bank – 2,52%
4. Vanguard Emerging Markets ETF – 2,12%
5. Schroder Investment Management Ltd – 1,89%
6. BlackRock Emerging Markets Fund – 1,73%
7. JPMorgan Emerging Markets Fund – 1,59%
8. UBS AG Singapore – 1,42%
9. Fidelity Asian Smaller Companies Fund – 1,27%
10. Ashmore Emerging Markets Fund – 1,11%
Baca Juga:
Ribuan Pena di Satu Layar: 24jamnews.com Bangun Jurnalisme Lokal Mandiri
Danantara Himpun Rp50 Triliun Dari Patriot Bond untuk 33 Proyek Energi Bersih
LPS Ikuti Langkah BI, Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan Hingga 3,75 Persen
11. Aviva Investors Asia Pacific – 1,05%
12. Franklin Templeton Emerging Markets Fund – 0,98%
13. Mitsubishi UFJ Trust – 0,93%
14. State Street Global Advisors – 0,91%
15. HSBC Global Asset Management – 0,88%
16. BNY Mellon Emerging Markets – 0,85%
17. Manulife Asean Equity Fund – 0,77%
18. Allianz Global Investors – 0,74%
19. Nikko Asset Management – 0,71%
20. Eastspring Investments Indonesia – 0,68%
21. Citibank NA London – 0,65%
22. PT Sinar Mas Multiartha – 0,62%
23. PT Dwi Satrya Utama – 0,61%
24. TIAA Emerging Markets Equity – 0,58%
25. PT Asuransi Sinar Mas – 0,57%
Ringkasan Kinerja Keuangan Terbaru Tahun Buku 2024
INKP melaporkan laba bersih sebesar Rp4,21 triliun pada tahun buku 2024, naik 12,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan konsolidasian tercatat Rp37,65 triliun, ditopang lonjakan permintaan ekspor ke Amerika Latin dan Afrika.
Aset perusahaan per akhir 2024 mencapai Rp85,9 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp46,7 triliun dan ekuitas Rp39,2 triliun.
Baca Juga:
Sidang Korporasi ASABRI Dimulai: Skandal Investasi Triliunan Terungkap Lagi
Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
Rasio utang terhadap ekuitas (DER) membaik di level 1,19x, menunjukkan struktur permodalan yang lebih sehat.
Arus kas operasi positif Rp7,32 triliun, cukup untuk mendukung belanja modal ekspansi dan pembayaran dividen tunai Rp300 per saham.
Posisi Pasar, Pesaing Utama, dan Pangsa Global Perusahaan
INKP menguasai sekitar 12% pangsa pasar domestik kertas cetak tulis dan lebih dari 30% segmen kemasan karton.
Di Asia Pasifik, perusahaan menempati posisi 5 besar produsen pulp & paper, bersaing ketat dengan Nine Dragons Paper (Tiongkok) dan Oji Holdings (Jepang).
Keunggulan biaya produksi yang rendah berkat integrasi hulu dan portofolio produk yang luas menjadi kelebihan kompetitif utama INKP.
Direktur Utama Suhendra Wiriadinata menyebut: “Kami berkomitmen menjaga posisi pemimpin pasar sambil terus memperkuat agenda hijau.”
Rencana Strategis, Prospek Masa Depan, dan Inovasi Hijau
Tahun ini INKP memulai pembangunan pabrik kemasan berbasis serat daur ulang senilai US$350 juta di Karawang, Jawa Barat.
Fasilitas baru diharapkan meningkatkan kapasitas hingga 600 ribu ton per tahun, mendukung tren e-commerce dan ramah lingkungan.
Perusahaan juga menargetkan net-zero emission pada 2050 dengan mempercepat penggunaan energi biomassa dan penanaman kembali hutan industri.
Menurut analis Indo Premier Sekuritas, outlook sektor pulp & paper domestik tetap positif, dengan permintaan kemasan naik dua digit.
INKP juga merambah pasar tisu premium dan kemasan makanan berbasis kertas di Asia Tenggara, membuka sumber pendapatan baru.
Fakta Menarik dan Aksi Korporasi yang Jarang Terungkap
Berdasarkan riset internal, INKP menjadi eksportir terbesar produk kertas ke Afrika Timur dalam lima tahun terakhir, mendahului pesaing Tiongkok.
Perseroan diam-diam meningkatkan kepemilikan saham treasury hingga 1,8% untuk menjaga harga saham stabil di level Rp9.500–Rp10.200 per lembar.
Di bursa, rumor terbaru menyebutkan potensi right issue pada kuartal IV 2025 untuk mendanai ekspansi energi terbarukan.
Pergerakan harga saham INKP minggu ini ditopang aksi beli asing setelah konsensus menaikkan target harga ke Rp11.000 per saham.
Investor disarankan mencermati hasil RUPS Luar Biasa bulan depan yang akan memutuskan rencana akuisisi pabrik kertas di Vietnam.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center















