Konsolidasi Adira–Mandala: Rp62 Triliun Dana Kelolaan di Tangan Raksasa Baru

Penguatan jaringan, integrasi produk, dan efisiensi pembiayaan membuka peluang pertumbuhan dan penetrasi pasar lebih agresif

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direksi Adira dan Mandala menandatangani perjanjian merger, disaksikan perwakilan OJK dan MUFG. (Dok. Adira)

Direksi Adira dan Mandala menandatangani perjanjian merger, disaksikan perwakilan OJK dan MUFG. (Dok. Adira)

PENGGABUNGAN usaha antara PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) dan PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) telah disetujui pemegang saham dan OJK, efektif berlaku pada 1 Oktober 2025 .

Entitas penerima penggabungan yaitu Adira Finance akan mengelola total aset sebesar Rp38,4 triliun dan pembiayaan senilai lebih dari Rp62 triliun, didukung oleh 850+ jaringan dan 2,6 juta pelanggan aktif .

Langkah ini memperkuat struktur MUFG–Danamon, memperluas layanan pembiayaan kendaraan dan mikro melintasi Indonesia, terutama wilayah Timur dan Jawa .

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi Strategis dan Modernisasi Portofolio Produk

Kolaborasi ini menambah 250+ cabang Mandala Finance ke jaringan Adira, memperluas penetrasi pasar mikro hingga pembiayaan kendaraan bermotor .

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menegaskan bahwa integrasi produk roda dua dan empat memperkaya portofolio dan memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan .

CFO Sylvanus Gani menyatakan bahwa merger ini juga menyeimbangkan struktur biaya dana Mandala yang selama ini kurang kompetitif dengan didukung bank konglomerasi.

Komitmen Tata Kelola, SDM, dan Layanan Inovatif Pasca Merger

CEO MUFG, Yasushi Itagaki, mengapresiasi persetujuan OJK dan menyebut merger sebagai komitmen jangka panjang terhadap pertumbuhan industri keuangan Indonesia .

Direktur Utama Danamon, Daisuke Ejima, menyoroti integrasi sebagai penguatan solusi finansial holistik dari dan oleh grup MUFG–Danamon .

Dewa Made menegaskan kesempatan karier akan dibuka untuk karyawan Mandala, sementara karyawan dapat memilih bergabung atau tidak.

Risiko dan Peluang di Tengah Pasar Otomotif yang Melambat

Merger ini terjadi saat pasar otomotif nasional mengalami penurunan, dimana pembiayaan kendaraan komersial resesi hingga 5‑9 % YoY .

CEO Adira menekankan bahwa diversifikasi ke pembiayaan non‑otomotif menjadi strategi utama untuk menghadapi tekanan pasar .

Konsolidasi produk dan digitalisasi akan menopang ketahanan serta meningkatkan efisiensi operasional secara lebih luas.

Implikasi Finansial ke depan bagi Investor

Transaksi ini mendukung pertumbuhan aset dan pendapatan berkelanjutan Adira dengan leverage lebih sehat dan basis pembiayaan lebih luas.

Penguatan struktur biaya dana dan sinergi jaringan memungkinkan peningkatan margin bunga bersih dan stabilitas arus kas.

Bagi investor, merger ini mewakili peluang valuasi rerating melalui skala ekonomi lebih besar dan keunggulan kompetitif jangka panjang.***

Berita Terkait

OJK Dorong Merger Multifinance untuk Perkuat Industri Pembiayaan Nasional
Indra Utoyo Jadi Tersangka, Risiko Tata Kelola Allo Bank Mencuat
OJK Murka! Logo Dicatut Penipu IPO, Rakyat Terancam Tertipu
OJK Minta Ajaib Sekuritas Transparan Atasi Kasus Tagihan Nasabah Rp1,8 M
Strategi Digital BNI Cetak Kinerja Positif dan Pengakuan Internasional
Sukuk Perdana BJB Syariah Rp300 Miliar Disambut Antusias Investor Pasar Modal
Beasiswa Strategis BSI 2025: Investasi Talenta, Dukungan untuk Pertumbuhan Syariah
Bank Raya Buyback Saham Rp20 Miliar, Targetkan Loyalitas dan Transformasi Digital

Berita Terkait

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:17 WIB

OJK Dorong Merger Multifinance untuk Perkuat Industri Pembiayaan Nasional

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:39 WIB

Indra Utoyo Jadi Tersangka, Risiko Tata Kelola Allo Bank Mencuat

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:37 WIB

OJK Murka! Logo Dicatut Penipu IPO, Rakyat Terancam Tertipu

Minggu, 6 Juli 2025 - 08:05 WIB

OJK Minta Ajaib Sekuritas Transparan Atasi Kasus Tagihan Nasabah Rp1,8 M

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:47 WIB

Strategi Digital BNI Cetak Kinerja Positif dan Pengakuan Internasional

Berita Terbaru