Beasiswa Strategis BSI 2025: Investasi Talenta, Dukungan untuk Pertumbuhan Syariah

BRIS dorong pembangunan SDM unggul lewat program beasiswa yang mencakup pendidikan, pembinaan, dan koneksi langsung ke dunia kerja syariah nasional.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSI siapkan Rp 65,5 miliar bantu 3.258 mahasiswa capai pendidikan tinggi berkualitas. (Dok. Bankbsi.co.id)

BSI siapkan Rp 65,5 miliar bantu 3.258 mahasiswa capai pendidikan tinggi berkualitas. (Dok. Bankbsi.co.id)

PT BANK Syariah Indonesia Tbk (IDX: BRIS) mempertegas peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul berbasis nilai-nilai Islam dengan kembali meluncurkan BSI Scholarship 2025.

Program beasiswa unggulan ini didesain tidak hanya memberikan dukungan finansial tetapi juga menjadi investasi jangka panjang di sektor pendidikan nasional.

Dalam peluncuran program yang dilakukan bersamaan dengan BSI International Expo 2025, Wakil Direktur Utama BSI Bob T. Ananta menyampaikan bahwa alokasi dana untuk BSI Scholarship tahun ini mencapai Rp 65,5 miliar.

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Naik signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mencerminkan keseriusan BSI dalam mendorong generasi muda menjadi pelopor ekonomi syariah nasional.

“Melalui program BSI Scholarship 2025, kami berupaya menghadirkan peluang bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas.”

“Dan memberdayakan mereka menjadi pemimpin umat di masa mendatang,” kata Bob Ananta seperti dikutip dari siaran pers resmi BSI pada 27 Juni 2025.

Beasiswa tahun ini ditujukan kepada 3.258 mahasiswa baru dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, termasuk masyarakat prasejahtera (dhuafa).

Yang tersebar di 100 universitas terbaik di Indonesia dengan cakupan wilayah di bawah 10 regional office BSI.

Paket Beasiswa Menyeluruh: Dari Biaya Hidup hingga Soft Skills dan Magang

Tidak hanya mencakup biaya kuliah dan biaya hidup, program BSI Scholarship dirancang menyeluruh agar penerima beasiswa memiliki daya saing tinggi di dunia kerja dan industri ekonomi syariah.

Peserta program akan mendapatkan pelatihan pengembangan soft skills, pelibatan dalam proyek-proyek sosial keumatan, serta kesempatan mengikuti magang di lingkungan kerja profesional milik BSI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pendekatan ini didesain agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta kapasitas kepemimpinan yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan global.

“BSI tidak hanya menyasar pencapaian akademik, tetapi juga karakter dan kompetensi penerima beasiswa yang diharapkan menjadi agen perubahan di masyarakat,” tambah Bob.

Dukungan non-akademik ini disebut sebagai diferensiasi utama dari program beasiswa BSI dibandingkan skema beasiswa konvensional lainnya, yang cenderung hanya menyalurkan dana pendidikan tanpa pendekatan pengembangan sumber daya manusia yang komprehensif.

Capaian Signifikan Program Beasiswa: Serap Tenaga Kerja dan Cetak Talenta Internal

Hingga akhir 2024, capaian dari program BSI Scholarship menunjukkan hasil yang substansial dan mencerminkan dampak positif secara langsung terhadap sektor pendidikan dan ekonomi syariah di Indonesia.

Data internal BSI menunjukkan bahwa sebanyak 965 prestasi nasional dan internasional telah diraih oleh para penerima beasiswa, menjadi bukti bahwa program ini mampu mendorong mahasiswa berprestasi di tingkat global.

Tingkat kelulusan 100% di antara para penerima beasiswa juga mempertegas efektivitas sistem pendampingan akademik dan non-akademik yang diterapkan oleh BSI.

Yang tak kalah penting, 75% lulusan program diterima kerja dalam waktu kurang dari enam bulan setelah wisuda, sementara 10% lainnya direkrut langsung menjadi bagian dari talenta internal BSI, menciptakan sirkulasi talenta unggul yang memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.

“Melalui program ini, BSI siap mencetak pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah, dan bisa menjadi teladan serta mampu berkontribusi dalam membangun keumatan khususnya di bidang industri ekonomi syariah,” jelas Bob T. Ananta.

Strategi Jangka Panjang BSI: Cetak Pemimpin Ekonomi Syariah Inklusif Nasional

Langkah BSI melalui beasiswa ini dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam mendorong inklusi pendidikan dan pengembangan ekonomi berbasis nilai Islam, yang potensinya diperkirakan terus tumbuh secara eksponensial di pasar domestik dan global.

Menurut data dari Kementerian Keuangan RI, kontribusi ekonomi syariah terhadap PDB nasional mencapai 25,4% pada 2024, dan diprediksi terus meningkat seiring dengan penguatan sektor keuangan syariah nasional.

Dukungan sumber daya manusia yang unggul dan terintegrasi ke dalam sistem perbankan syariah seperti BRIS menjadi faktor fundamental dalam menjaga pertumbuhan industri ini tetap berkelanjutan, berdaya saing global, dan responsif terhadap disrupsi digital.

BSI juga berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program beasiswa ke daerah tertinggal dan pelosok, dengan menggandeng lembaga filantropi Islam,*** kampus mitra, serta komunitas lokal, sebagai bentuk kontribusi aktif terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di Indonesia.***

Berita Terkait

OJK Dorong Merger Multifinance untuk Perkuat Industri Pembiayaan Nasional
Indra Utoyo Jadi Tersangka, Risiko Tata Kelola Allo Bank Mencuat
OJK Murka! Logo Dicatut Penipu IPO, Rakyat Terancam Tertipu
OJK Minta Ajaib Sekuritas Transparan Atasi Kasus Tagihan Nasabah Rp1,8 M
Strategi Digital BNI Cetak Kinerja Positif dan Pengakuan Internasional
Sukuk Perdana BJB Syariah Rp300 Miliar Disambut Antusias Investor Pasar Modal
Konsolidasi Adira–Mandala: Rp62 Triliun Dana Kelolaan di Tangan Raksasa Baru
Bank Raya Buyback Saham Rp20 Miliar, Targetkan Loyalitas dan Transformasi Digital

Berita Terkait

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:17 WIB

OJK Dorong Merger Multifinance untuk Perkuat Industri Pembiayaan Nasional

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:39 WIB

Indra Utoyo Jadi Tersangka, Risiko Tata Kelola Allo Bank Mencuat

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:37 WIB

OJK Murka! Logo Dicatut Penipu IPO, Rakyat Terancam Tertipu

Minggu, 6 Juli 2025 - 08:05 WIB

OJK Minta Ajaib Sekuritas Transparan Atasi Kasus Tagihan Nasabah Rp1,8 M

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:47 WIB

Strategi Digital BNI Cetak Kinerja Positif dan Pengakuan Internasional

Berita Terbaru