Saratoga Investama Tebar Dividen, Siap Ekspansi Sektor Energi dan Digital

Saratoga mantapkan arah strategis 2025 lewat pembagian dividen, arus kas kuat, dan komisaris baru untuk akomodasi perubahan pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saratoga fokus sektor energi dan digital, komisaris baru siap kawal strategi pertumbuhan. (Dok. Saratogainvestama.com)

Saratoga fokus sektor energi dan digital, komisaris baru siap kawal strategi pertumbuhan. (Dok. Saratogainvestama.com)

PT SARATOGA Investama Sedaya Tbk (SRTG) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp200 miliar dari laba bersih tahun buku 2024, setara Rp14,75 per saham.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu (25/6/2025)..

Menurut Direktur Keuangan Saratoga, Lany D. Wong, keputusan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan nilai tambah berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada para pemegang saham, di tengah tantangan dinamika pasar yang terus berubah secara cepat.

“Saratoga tetap konsisten menjaga struktur keuangan yang kuat dan strategi investasi yang selektif,” kata Lany D. Wong dalam pernyataan resminya yang dirilis kepada publik.

Dividen ini ditopang oleh penerimaan dari portofolio investasi sebesar Rp3,8 triliun sepanjang tahun 2024, mencerminkan stabilitas likuiditas dan efektivitas strategi diversifikasi sektor yang dijalankan perusahaan.

Kinerja investasi Saratoga diklaim tetap tangguh berkat fokus pada sektor-sektor yang dianggap strategis dan memiliki fundamental pertumbuhan jangka panjang, seperti energi terbarukan, kesehatan, digital, serta produk konsumen.

Rotasi Komisaris Saratoga Perkuat Visi Strategis Jangka Panjang

Selain pembagian dividen, RUPST Saratoga juga menyetujui rotasi komposisi Dewan Komisaris sebagai bagian dari pembaruan arah strategi tata kelola korporat yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan pasar.

Perusahaan mengangkat dua komisaris independen baru, yakni Aria Kanaka dan Stephanus Harjanto T, untuk menggantikan Anangga W. Roosdiono dan Sidharta Utama yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Direktur Investasi Saratoga, Devin Wirawan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi jajaran komisaris sebelumnya.

Sembari menyambut kehadiran nama-nama baru yang dinilai akan membawa perspektif segar dan relevan terhadap arah transformasi jangka panjang.

“Kami yakin jajaran baru ini akan membawa pengalaman dan pemikiran strategis yang selaras dengan dinamika pasar investasi saat ini,” ujar Devin.

Rotasi ini dilakukan bersamaan dengan langkah Saratoga untuk mengembangkan strategi investasi dengan pendekatan adaptif, menyaring peluang baru, dan menjaga keberlanjutan dari sisi tata kelola dan penciptaan nilai.

Strategi Investasi Saratoga Fokus pada Sektor Tumbuh dan Berkelanjutan

Saratoga menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan modal secara selektif di sektor-sektor yang diyakini memiliki daya tahan dan pertumbuhan jangka panjang yang kuat.

Khususnya pada layanan kesehatan, infrastruktur digital, energi baru dan terbarukan, serta produk konsumen.

Menurut Devin, fokus Saratoga bukan hanya pada hasil jangka pendek, melainkan membangun portofolio jangka panjang yang solid, resilien terhadap fluktuasi, dan mampu menciptakan dampak finansial yang terukur serta nilai sosial yang luas.

“Kami akan terus menjalankan strategi investasi disiplin, mempertahankan kualitas portofolio, dan merespons perubahan pasar secara cepat dan tepat,” ujar Devin.

Dengan kekuatan struktur keuangan dan kas perusahaan, Saratoga meyakini dapat mempertahankan likuiditas sehat yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan investasi secara strategis dan berkelanjutan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun
SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh
Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi
RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang
Saham DATA Bergerak: Pembelian Besar Komisaris Jadi Katalis Industri Telekomunikasi
Saham ROCK Melejit 141 Persen, Investor Lirik Potensi Revaluasi Aset Properti
SIDO Muncul Ekspansi ke Asia Tenggara, Meski Keluar dari Indeks LQ45

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Wolfram Australia Dibidik BUMI, Nilai Cadangan Emas Tembus Rp36 Triliun

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:49 WIB

SMMA Guyur Modal Anak Usaha Rp365,05 Miliar Demi Bisnis Lebih Kokoh

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:41 WIB

Di Balik Suspensi Saham FUTR, Ada Rencana Ekspansi Energi yang Tersembunyi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:57 WIB

RAAM Jawab Isu Volatilitas Saham, Investor Diminta Pantau Strategi Jangka Panjang

Berita Terbaru