Produsen Susu Nomor Satu di Asia Yili Borong Penghargaan di Ajang GDIC Asia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produsen Susu Nomor Satu di Asia Yili Borong Penghargaan di Ajang GDIC Asia 2026

SINGAPURA, 28 April 2026 /PRNewswire/ — Pada 22–23 April, ajang Global Dairy Innovation Congress Asia (GDIC) 2026 Kesembilan berlangsung di Singapura. Dr. Ignatius Szeto, Vice President, Yili Group—pemimpin industri olahan susu di Asia—memenuhi undangan sebagai salah satu pembicara. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan wawasan dan praktik inovatif terkait perubahan demografi dan dinamika kebutuhan konsumen.

The 9th GDIC Asia Awards 2026
The 9th GDIC Asia Awards 2026

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ajang ini, penghargaan "Trailblazer of Dairy Product Innovation Award" resmi diperkenalkan. Lini produk utama Yili—termasuk Yili Xinhuo, Yili Qingmu, dan Yili Health Science Changshi—memborong sembilan penghargaan utama sehingga membuktikan terobosan Yili dalam nutrisi presisi dan inovasi fungsional.

Sebagai kawasan dengan populasi terbesar di dunia, jumlah penduduk lansia di Asia semakin meningkat sehingga peran industri susu bertambah penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi lansia. Dalam forum utama pada 22 April, Dr. Ignatius Szeto menyampaikan presentasi bertajuk "Population-Based Nutrition-Driven Dairy Innovation and Its Application in Healthy Aging" mengenai pendekatan ilmiah dalam pengembangan produk susu ramah lansia. Menurutnya, demi menjawab kebutuhan lansia, Yili membangun sistem produk berbasiskan tiga pilar: dukungan nutrisi dasar, fortifikasi nutrisi yang terarah, serta suplementasi fungsional yang sesuai dengan kebutuhan lansia. Pendekatan tersebut menghasilkan portofolio produk susu yang dirancang khusus untuk kebutuhan lansia.

Yili Scoops Multiple Awards
Yili Scoops Multiple Awards

Di subforum, Yili juga memaparkan capaian terbaru dalam inovasi teknologi probiotik dan penerapannya. Szeto mengatakan, "Strain probiotik merupakan ‘unsur utama’ dalam ilmu pangan, dan kemampuan riset serta pengembangan internal di bidang ini sangat menentukan daya saing. Melalui inovasi mandiri, Yili mengintegrasikan sumber daya riset global guna membangun sistem inovasi menyeluruh—mulai dari penyaringan strain, validasi fungsi, hingga komersialisasi industri. Kami telah mengembangkan sejumlah strain unggulan secara mandiri dan terus mendorong peningkatan teknologi di industri."

Dalam sesi diskusi panel mengenai ekspansi pasar susu Asia, Szeto berdialog dengan para pelaku industri regional untuk mengeksplorasi arah pertumbuhan dan peluang sinergi industri. Hingga saat ini, Yili telah membangun basis produksi di sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Indonesia, dan Thailand. Selama 12 tahun berturut-turut mempertahankan posisinya sebagai produsen susu nomor satu di Asia, Yili juga menjadi satu-satunya perusahaan Asia yang tercantum dalam jajaran lima besar produsen susu di dunia. Lebih lagi, Yili terus mendorong perkembangan industri susu regional yang berkualitas tinggi.

Berlandaskan filosofi "No innovation, no future" yang digagas Pan Gang, Chairman & President, Yili Group, Yili telah mendirikan 15 pusat inovasi di seluruh dunia. Selain itu, Yili juga memimpin pengembangan National Center of Technology Innovation for Dairy di Tiongkok, serta membangun jaringan inovasi kolaboratif global yang kuat dan terintegrasi.

Berita Terkait

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan
Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia
Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:05 WIB

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan

Senin, 14 September 2026 - 02:51 WIB

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 01:15 WIB

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Minggu, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Berita Terbaru