GBA Tercantum dalam Laporan Kerja Pemerintah Tiongkok Selama Satu Dekade, Pertumbuhan Ekonomi Menembus 60%

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUANGZHOU, Tiongkok, 12 Maret 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari South.

 

ADVERTISEMENT

pers rilis

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan Guangdong–Hong Kong–Macao Greater Bay Area (GBA) kembali tercantum dalam rancangan Rencana Pembangunan Lima Tahun Tiongkok (Repelita) Ke-15 (2026–2030) untuk agenda pembangunan ekonomi dan sosial nasional, serta Laporan Kerja Pemerintah Tiongkok.

Dengan demikian, pengembangan GBA telah tercantum dalam Repelita Tiongkok selama tiga periode berturut-turut, serta Laporan Kerja Pemerintah selama 10 tahun berturut-turut.

Pada 2016, Repelita Tiongkok Ke-13 menetapkan target untuk "mendorong pembangunan GBA dan platform kerja sama yang mencakup sejumlah provinsi utama."

Data statistik menunjukkan, perekonomian GBA melesat lebih dari 60% pada periode 2016-2025.

Hanya dalam satu dekade, kawasan GBA—mencakup kurang dari 0,6% luas daratan Tiongkok—telah berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi yang menyumbang sekitar sepersembilan dari total PDB nasional.

Mulai dari pembangunan infrastruktur besar, terobosan kebijakan, hingga kerja sama lintaswilayah dan hubungan antarmasyarakat, perkembangan GBA mencerminkan perjalanan dari sebuah visi menuju realisasi nyata sekaligus membuka peluang masa depan yang terus berkembang.

Berita Terkait

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan
Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia
Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:05 WIB

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan

Senin, 14 September 2026 - 02:51 WIB

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Minggu, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Berita Terbaru